Apabila yang dibicarakan tidak benar, maka itu termasuk fitnah (buhtan). Rasulullah SAW bersabda:
“Tahukah kamu apa ghibah itu?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.” Ada yang bertanya, “Bagaimana jika yang saya bicarakan itu memang ada pada dirinya?” Beliau menjawab, “Jika benar apa yang kamu bicarakan, maka kamu telah mengghibahinya. Jika tidak ada, maka kamu telah membuat-buat kebohongan terhadapnya.” (HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa kebenaran suatu informasi tidak serta-merta memberi izin untuk menyebarkannya.
Jika tujuannya sekadar mempermalukan atau membicarakan keburukan orang lain, hal itu termasuk ghibah, dilansir dari Kompas, Jumat (11/9/2026).
Al Quran Melarang Ghibah
