KOLAKA, TELISIK.ID - Saat memasak, atau menyiapkan makanan untuk berbuka, biasanya seseorang dengan sengaja mencicipi  makanan untuk sekedar mengetahui rasa dari masakan tersebut.

Pada hakikatnya makanan atau minuman yang masuk ke mulut dan sampai tertelan ke dalam tenggorokan, dapat membatalkan puasa seseorang.

Lantas bagaimana hukum seseorang yang mencicipi makanan ketika sedang berpuasa?

Hukum seseorang mencicipi makanan saat berpuasa terbagi 2, seperti yang dijelaskan oleh Wakil Rektor(WR) Institut Teknologi Al-Mawaddah Warrahman Kolaka, Asst. Prof.Dr. M. Askari Zakariah, S.Pt.,M.Sc.

Pertama, hukum mencicipi makanan adalah mubah (boleh) dan tidak membatalkan puasa, jika ada uzur (tujuan, hajat, atau keperluan) misalnya untuk orang yang sedang memasak untuk keperluan berbuka puasa atau hidangan makan malam.