"Kalau tidak muhasabah, habis Isya baiknya tidur. Jangan kalian ikut (merayakan tahun baru dengan tiup terompet atau sebagainya)," ujarnya.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah mengeluarkan imbauan agar malam pergantian tahun dimanfaatkan untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri.
Dalam ceramahnya, Abdul Somad menyinggung sejarah panjang penggunaan kalender Masehi di berbagai belahan dunia, termasuk tanah air kita.
Menurut Abdul Somad, kalender Masehi pertama kali diperkenalkan oleh Julius Caesar, seorang kaisar Romawi. Setiap bulan dalam kalender tersebut, kata beliau, memiliki makna filosofis yang mendalam.
"Setiap bulan ada maknanya, Kaisar Agustinus dibuat Agustus, ada patung kepalanya dua, namanya patung Januari. Kenapa Januari dibuat awal, karena kepalaya dua, menghadap ke sana 2017, menghadap ke sana 2018," kata dia, seperti dilansir dari suara.com jaringan telisik.id, Jumat (27/12/2024).
