Kontribusi PDRB Buton Utara paling besar disumbang oleh sektor pertanian sebesar 38,39 persen, sektor konstruksi sebesar 17,02 persen, dan sektor perdagangan sebesar 14,07 persen.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi berimplikasi pada turunnya angka kemiskinan di Buton Utara, dari yang semula 14,89 di tahun 2021, turun 0,63 persen menjadi 14,26 di tahun 2022.

Begitu juga dengan angka pengangguran terbuka yang turun 0,9 persen dari 3 persen menjadi 2,1 persen di tahun 2022. sedangkan PDRB perkapita tahun 2022 meningkat menjadi Rp 55,05 juta, yang menjadikan pendapatan masyarakat Buton Utara berada pada urutan ke-6 terbesar dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Di tahun 2023, tiga proyek mayor sedang digenjot dan diharapkan akan meningkatkan daya saing daerah, meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang investasi di berbagai sektor.

1. Peningkatan jalan lingkar utara Labuan-Lakansai sepanjang 70,18 kilometer.