“Kita harus memperkuat reformasi, melakukan langkah-langkah Extraordinary, langkah-langkah perubahan fundamental, memanfaatkan momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan,” ujarnya.
Baca juga: Terpilih Ketua Golkar Kendari, Inarto Lirik Kursi Wali Kota
Meski demikian lanjut Jokowi, melakukan sebuah langkah reformasi diakui tidaklah mudah, karena sering kali menimbulkan perubahan-perubahan terhadap sesuatu hal yang telah dapat dinikmati di zona nyaman bagi sebagian pihak. Baik itu zona nyaman secara ekonomi maupun karena status dan lainnya.
“Oleh sebab itu, ruang kompetisi harus dibuka, ruang persaingan yang sehat harus diberi peluang, untuk semua bidang. Kita jangan takut dengan kompetisi dan jangan takut bersaing. Kita harus mengambil peluang momentum krisis ini untuk melakukan lompatan,” tuturnya.
Diungkapkan, pandemi COVID-19 juga berdampak pada penurunan ekonomi global dan berpengaruh pada hampir sebagian besar sektor kehidupan. Banyak negara-negara maju yang kini terdampak oleh hal itu dan merasakan kemunduran ekonomi.
