Ada juga wahana menarik seperti rumah pohon, sepeda di atas pohon, dan flying fox. 

"Tapi sepertinya tidak digunakan lagi, karena banyak yang telah lapuk kayunya," keluhnya.

Selain itu, bunga dari pohon pinus yang berguguran di sekitar area hutan juga menarik perhatian. Banyak pengunjung memungutnya untuk dijadikan gantungan kunci atau hiasan sederhana sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga: Familiarization Trip Desa Wisata Sani-sani Kolaka, Mahasiswa KKN UHO dan TNI AU Kompak Kibarkan Merah Putih di Puncak

Sementara itu, Anton, pengunjung yang datang bersama keluarganya dari Batauga, Buton Selatan, rela menempuh perjalanan cukup jauh demi menghabiskan waktu di tempat ini.