Maka jangan biasakan berjanji kalau dalam hati tak sanggup untuk memenuhinya. Contoh, tak jarang orang tua berjanji kepada anaknya, kalau kau berhasil saya akan beri hadiah, atau terkadang kita bergurau dengan banyak berjanji, tapi ternyata tak dipenuhi.
Orang yang pandai berjanji itu orang munafik. Orang munafik pandai bersilat lidah dan bermain kata-kata manis untuk menghipnotis korbannya. Dan munafik sudah diberi tempat neraka di akhirat, tentu semua dengan ketentuan Allah yang maha segalanya.
Bagi yang masih memiliki hutang duit, utang janji politik, sebaiknya dilunasi agar tak jadi beban. Sebab hutang sudah pasti jadi penghalang masuk surga sekalipun ibadah salat dan ibadah lainnya cukup bagus.
Itulah sebabnya kalau ada orang meninggal, pasti yang pertama di sampaikan keluarganya sebelum di kubur, tolong bagi siapa yang memiliki sengketa utang atau yang meninggal punya utang disampaikan ke pihak keluarga, untuk bisa di lunasi agar sang mayit lancar perjalanannya ke kehidupan akhirat yang abadi.
Semoga kita semua, para pembaca tidak tergolong ahli hutang, yang suka janji-janji, dan kalaupun ada hutang, sebaiknya dilunasi sebelum ajal menjemput. (*)
