WAKATOBI, TELISIK.ID - Salah satu tradisi yang masih terjaga di Kabupaten Wakatobi hingga sekarang yaitu Hu'u Sumanga. Hu'u Sumanga merupakan tradisi persembahan yang masih dilakukan oleh masyarakat Wakatobi sebagai bentuk menghormati leluhur atau keluarga yang telah meninggal.
Hu'u Sumanga biasanya dilakukan sebelum melaksanakan acara, seperti pernikahan, aqiqah, menyambut hari-hari besar Islam, syukuran ataupun acara-acara lainnya.
Sebelum melaksanakan acara, tuan rumah harus melakukan Hu'u Sumanga. Hu' u Sumanga merupakan sesajian yang dipersembahkan secara khusus untuk leluhur dan keluarga yang telah meninggal.
Salah seorang tokoh adat Pulau Binongko, Jaudin mengungkapkan, Hu'u Sumanga merupakan tradisi turun temurun yang sudah ada sejak dulu. Inti dilakukan Hu'u Sumanga yaitu mengingat leluhur dan keluarga yang telah meninggal. Karena diyakini, meskipun telah meninggal, namun mereka juga membutuhkan uluran tangan atau pun doa dari orang yang masih hidup.
Baca Juga: Haroana Dzulhijah, Tradisi Masyarakat Buton Sambut Idul Adha
