Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag menyampaikan, penggunaan teknologi Immersive merupakan langkah strategis untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi dinamika era digital.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap diterapkan. Teknologi Immersive memberikan peluang tersebut dengan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih realistis dan interaktif,” jelasnya.

Dosen Negosiasi Bisnis FEBI sekaligus Ketua Tim Pengelola Laboratorium Multimedia, Lily Ulfia, ME, turut menegaskan, perubahan signifikan yang dirasakan mahasiswa setelah menggunakan teknologi ini.

“Melalui simulasi berbasis VR, mahasiswa dapat langsung masuk ke dalam skenario negosiasi bisnis. Mereka belajar mengembangkan kemampuan komunikasi, menganalisis situasi, dan merancang strategi, semua dalam suasana yang benar-benar terasa nyata,” ungkapnya.

Baca Juga: Jasa Raharja Sultra Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp 29,8 Miliar Periode Januari-November 2025