"Semula terdapat lebih 20 perguruan tinggi yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini, namun sebagian besar membatalkan keikutsertaannya karena mempertimbangkan kasus Covid yang cenderung naik,” paparnya.
Kegiatan pembekalan dihadiri oleh sejumlah pejabat lingkup IAIN Kendari antara lain Ketua Senat, Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Ketua SPI, Ketua Lembaga dan Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Mataram, UIN Antasari Banjarmasin.
Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Sunan Ampel Surabaya Dr. Rubaidi, M.Ag selaku salah satu penyelenggara kegiatan ini menjelaskan alasan dipilihnya kabupaten Konawe Selatan sebagai obyek pelaksanaan KKN.
Berdasarkan data dan fakta yang ada, daerah ini dinilai memiliki masyarakat yang sangat heterogen baik pada aspek agama, aliran atau mazhab, etnis, dan budaya.
Baca Juga: 50 Daftar Universitas Terbaik di Indonesia, Cek Kampusmu Disini
