Baca Juga: 434 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-12 IAIN Kendari, Rektor Tekankan Hal Ini

Nur Alim yang lahir di Selayar, 4 Mei 1965, menemukan cinta sejatinya setelah menjadi dosen. Cintanya itu jatuh kepada Hadi Machmud yang merupakan teman di bangku kuliah dan rekan sejawatnya sebagai dosen. Mereka berdua pun memutuskan untuk menikah di tahun 1993.

Kekuatan cinta dalam jalinan akademisi itu menghantarkan keduanya menggapai puncak karier sebagai Guru Besar. Pasangan suami istri dengan tiga orang anak itu juga menjadi contoh nyata tentang cinta menjadi penyemangat, pendorong, dan penguat meraih puncak ilmu pengetahuan.

Saat keduanya menyampaikan orasi ilmiah terdengar keriuhan, siulan dan tepuk tangan dari ratusan mahasiswa dan orang tua yang hadir dalam pengukuhan Guru Besar tersebut. Keduanya saling memuji dengan penuh cinta dan kasih.

"Kekasih dan istri saya Prof. Dr. Hj. Hadi Machmud, M.Pd yang hari ini akan dikukuhkan juga sungguh layak mendapatkan penghormatan. Ia tidak pernah lelah mendampingi saya, membantu dan memotivasi saya untuk meraih jabatan akademik tertinggi ini," kata Nur Alim.