Sebelumnya, pada tahun 2019, IAIN Kendari juga mendapat alokasi dana SBSN untuk pembangunan laboratorium terpadu. Laboratorium ini terdiri dari laboratorium biologi yang dilengkapi dengan peralatan tes Polymerase Chain Reaction atau PCR. Selain itu terdapat pula laboratorium Ilmu Falaq, Peradilan Semu, Laboratorium Matematika, dan Laboratorium Fisika.
Berkat pembangunan laboratorium ini, mahasiswa IAIN Kendari telah menghasilkan karya inovasi nano teknologi dengan menciptakan produk hand sanitizer berbahan baku jeruk lokal yang ekonomis dan efektif membunuh kuman dan virus. Karya ini telah meraih peringkat kelima pada Olimpiade Agama, Sains dan Riset atau OASE PTKI UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang diikuti lebih dari 184 perguruan tinggi se Indonesia. (C-Adv)
Penulis: Sasmiraza
Editor: Haerani Hambali
