“Oleh karena itu, sebagian besar kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa kami laksanakan bertepatan dengan dibukanya pendaftaran jalur SPAN-PTKIN ini. Meskipun demikian, IAIN Kendari tetap membuka kesempatan yang besar bagi calon mahasiswa untuk mendaftar pada jalur berikutnya yaitu Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN,” katanya.
Lanjut dia, tahapan penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN telah dimulai sejak awal Februari 2022. Tahapan pendaftaran diawali dengan pengisian Pangkalan Sata Sekolah dan SIswa atau PDSS secara mandiri oleh pihak sekolah.
Baca Juga: 690 Lulus Berkas, Pemda Bombana Hanya Terima 500 Mahasiswa Penerima Beasiswa
"Untuk memperlancar proses tersebut, panitia IAIN Kendari telah melakukan pendampingan melalui bimbingan teknis TIK yang diikuti oleh 150 sekolah se-Sultra. Selain itu tim sosialisasi juga melakukan pendampingan pengisian PDSS secara langsung di sekolah-sekolah sekaligus mensosialisasikan proses pendaftaran kepada siswa," jelasnya.
Sebagai informasi, siswa yang mendaftar pada jalur SPAN-PTKIN ini akan memperebutkan 30 persen kuota mahasiswa baru dari total kuota 2.030 orang yang akan diterima pada tahun akademik 2022/2023.
