Sementara itu, Plt Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis mengatakan, usai rapat diharap dapat membuat perencanaan, strategi dan bergerak cepat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak secara berkualitas.

"Terutama yang berada di pelosok desa dan kecamatan agar ibu hamil dapat melahirkan dengan aman, ibu dan bayi selamat dan sehat serta terhindar dari stunting," jelasnya.

Azis menambahkan, profesi bidan diakui sebagai tenaga profesional, bertanggungjawab dan akuntabel yang bekerja sebagai mitra perempuan.

"Sementara untuk mewujudkan bidan profesional perlu pembinaan atas dasar sistem karir dan sistem prestasi kerja kesemuanya, yang didukung dengan sumber daya manusia berkualitas," jelasnya.

Azis juga menjelaskan IBI harus dapat meningkatkan kualitas kinerja, salah satunya mengikuti seminar, dengan kinerja baik dan berkualitas seorang bidan, mampu memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat.