"Kalau itu dilaksanakan pasti akan menghasilkan paskibraka yang hebat dari segi mental, wawasan kebangsaan, jasmani dan pengetahuan yang ke depan akan menjadi aset daerah. Tapi kalau subjektif berarti untuk memenuhi kepentingan jangka pendek saja yang motivasinya kita tidak tahu," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sulawesi Tenggara, Harmin Ramba mengatakan, saat pelaksanaan pembekalan di Hotel Kubra, pihaknya baru mengumumkan 4 besar bukan rangking 1, 2, 3 dan 4, tetapi baru 4 besar.
"Jadi yang di Hotel Kubra itu seleksi terakhir dan juga pemantapan," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Terkait postingan yang viral di media sosial Harmin menegaskan, pihaknya dan panitia belum pernah mengumumkan dari 4 besar itu siapa yang akan dikirim ke Jakarta.
"Kok tiba-tiba langsung mencap anaknya masuk 2 besar dan mau dikirim, berarti dia sudah mendahului pihak panitia seleksi dong, kalau kita mau keberatan bisa saja," ucapnya.
