“Saya hanya menunjukkan KTP, dan langsung mendapatkan pelayanan tanpa prosedur yang rumit. Hal ini sangat berarti mengingat kondisi anak saya yang membutuhkan penanganan segera,” tutur Yusniar.

Setelah tiga hari perawatan intensif, kondisi Abizar mulai membaik. Demamnya berkurang, hanya muncul pada sore atau malam hari. Yusniar mengungkapkan rasa syukur atas perubahan kondisi putranya setelah mendapat perawatan medis yang memadai.

“Kami sangat khawatir, tapi setelah mendapat penanganan di sini, alhamdulillah ada perubahan. Sekarang demamnya berkurang,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap tenaga medis yang profesional dan cekatan dalam menangani Abizar.

“Dokter langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga akhirnya menyatakan Abizar menderita tifus. Mereka sangat teliti dan komunikatif, jadi kami tahu jelas tentang penyakit dan perawatannya,” kata Yusniar.