Untuk diketahui, kedua anak itu masing-masing masih duduk di bangku SD dan SMP. Ibu anak-anak itu dibunuh oleh suaminya pada tanggal 24 Oktober 2022 lalu dengan menggunakan pisau dapur. Bukan hanya kehilangan ibu, ayahnya pun kini mendekam di penjara.

Baca Juga: KPU Bombana Bakal Rekrut Ratusan PPK dan PPS

Pj Bupati Burhanuddin mengimbau kepada keluarga untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak jika terdapat kelainan secara mental dan fisik pasca kejadian nahas tersebut.

Kepala Dinas P3A Bombana, Siti Sapiah menerangkan, pihaknya serius melakukan pendampingan kondisi kedua anak itu.

"Kami pantau terus kondisi psikologis mereka karena ibunya dianiaya di depan mata mereka," tuturnya kepada Telisik.id, Selasa (1/11/2022).