Dengan durasi waktu studi yang cukup singkat tersebut, Valend berhasil mencatatkan diri sebagai lulusan tercepat program doktor di Taiwan.

Dalam disertasinya yang berjudul "The clinical oral health status studies of individuals with intelectual disability disorder and autism spectrum disorder in Indonesia: Mixed method research", Valend mengangkat tema tentang oral health status pada anak dengan autis dan disabilitas intelektual.

Selama ini, Valendriyani Ningrum yang juga sebagai kader Aisyiyah Taiwan, menggunakan tiga studi: studi systematic review dan meta-analysis, studi kuantitatif dan studi kualitatif.

Itu semua yang dilakukannya menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara subjek dengan special need dan subjek normal.

Baca juga: Pandemi COVID-19 Tak Bisa Diprediksi Kapan Berakhir, UMY Siap Gelar Perkuliahan