Sementara itu Kepala Kejati Sulawesi Tenggara, Patrus Yusrian Jaya mejelaskan, Ridwansyah dan SM sama-sama berperan dalam membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) fitktif untuk kegiatan kampung warna warni di Tondonggeu, yang dibiayai oleh APBD Perubahan Kota Kendari tahun 2021.
RAB kegiatan yang di-mark up lebih dari 100 persen tersebut, kemudian digunakan untuk meminta dana CSR ke sejumlah pelaku usaha yang akan berinvestasi di Kota Kendari, di antaranya PT Midi Utama Indonesia yang tak lain pemegang gerai Alfamidi.
Baca Juga: Dalam Waktu Dekat Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Sekda Kota Kendari Bertambah
Namun menjadi tanya publik, siapa sosok pria ini sesungguhnya. Dari penelusuran Telisik.id belakangan diketahui SM adalah Syarif Maulana yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kendari Preneur.
Kendari Preneur merupakan wadah yang dibentuk untuk memajukan peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bahkan pada (21/12/2021) lalu Syarif sempat menobatkan Eks Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir sebagai Bapak UMKM.
