Banjir yang melanda wilayah Kali Wanggu sudah berlangsung selama enam hari terakhir, dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan sungai.
Sejumlah rumah masih terendam air dengan ketinggian bervariasi, meski kondisi air kini mulai perlahan surut. Warga pun masih bertahan di rumah masing-masing ataupun di tempat pengungsian sementara.
“Kegiatan ini adalah hasil gotong royong donasi dan partisipasi sebagai bentuk empati seluruh dokter yang tergabung dalam IDI Kota Kendari. Bukan soal berapa besar jumlah bantuannya, tapi bagaimana empati dan rasa tanggung jawab sosial itu bisa diwujudkan secara nyata,” jelas Algazali.
Baca Juga: Santai Hisap Vape saat Bahas PHK, Anggota DPRD Termuda Kendari Dihujani Kritik Pedas Warganet
Bantuan logistik maupun layanan kesehatan yang diberikan diharapkan bisa bermanfaat, terutama bagi warga yang sedang sakit agar segera pulih dan bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.
