KENDARI, TELISIK.ID - Ribuan massa yang melakukan demonstrasi menolak Pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law di DPRD Sultra membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari merasa khawatir.
Perasaan khawatir dipicu ribuan massa itu sepenuhnya tidak lagi menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Terlebih, kasus penularan COVID-19 di Kota Kendari terus meningkat. Angkanya tak man-main hingga mencapai puluhan bahkan sebelumnya telah menembus 100 kasus lebih per harinya.
"Kekhawatiran dokter itu luar biasa, kenapa? Karena yang terkonfirmasi setiap hari itu meningkat," ungkap Ketua IDI Kota Kendari, dr Alghazali Amirullah, Kamis (8/10/2020).
Alghazali mengungkapkan, semestinya demonstrasi dengan kerumunan massa yang jumlahnya banyak tidak dilakukan dulu. Namun, Dokter Alghazali menyadari situasi itu merupakan gejolak yang datang dari pemerintah pusat.
