Bayang-Bayang Dana Asing Kabur


Ancaman terbesar dari rencana MSCI adalah potensi arus keluar dana dalam skala raksasa. Jika Indonesia benar-benar dikeluarkan dari indeks MSCI Emerging Markets, reksa dana indeks global yang mengikuti indeks tersebut akan terpaksa menjual seluruh kepemilikan saham Indonesia mereka.

UBS memperkirakan arus keluar dana pasif bisa mencapai US$4 miliar, ditambah dana aktif hingga US$15 miliar. Sementara itu Goldman Sachs menghitung skenario yang lebih ringan — status standalone — masih berpotensi memicu keluarnya dana sekitar US$3 miliar atau setara Rp54 triliun.

Tekanan dari investor asing sebenarnya sudah berlangsung sepanjang tahun. Data hingga pertengahan Oktober 2026 mencatat sekitar US$4,9 miliar dana asing telah keluar dari pasar saham Indonesia. Dalam periode yang sama, IHSG sudah terkoreksi sekitar 38 persen sejak awal tahun.

Pada perdagangan Jumat saja, investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp2,92 triliun hanya dalam sesi pertama perdagangan. Lima saham dengan nilai jual bersih asing terbesar adalah BBCA sebesar Rp1.980 miliar, BBRI Rp630,97 miliar, BMRI Rp485,08 miliar, ANTM Rp113,97 miliar, dan TLKM Rp55,08 miliar.