Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik telah meminta klarifikasi kepada MSCI mengenai dasar pengumuman tersebut. Di sisi lain, MSCI mengakui sejumlah reformasi yang telah dilakukan otoritas Indonesia, antara lain publikasi data kepemilikan saham di atas 1 persen, peningkatan rincian klasifikasi investor, pengumuman daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration), serta rencana kenaikan batas minimum free float.
Bagi investor domestik, akhir pekan ini menjadi momen menahan napas. Dengan konsultasi MSCI yang masih berjalan hingga tahun depan dan tekanan jual asing yang belum mereda, volatilitas pasar diperkirakan masih akan tinggi pada perdagangan pekan depan.
