JAKARTA, TELISIK.ID - Publik kembali dihebohkan dengan perdebatan mengenai keaslian ijazah Joko Widodo dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kali ini, isu yang mencuat adalah penggunaan font Times New Roman pada ijazah yang diterbitkan tahun 1985. Perdebatan ini semakin ramai setelah netizen di media sosial X menyoroti fakta bahwa font tersebut baru tersedia secara resmi di sistem operasi Windows 3.1 pada tahun 1992.

Dilansir dari suara.com jaringan telisik.id, Senin (17/3/2025), Isu ini bermula dari unggahan beberapa akun yang mengklaim bahwa ijazah Jokowi tidak mungkin menggunakan font Times New Roman pada tahun 1985.

Salah satu akun yang membahas hal ini adalah @blank0429, yang menyebut bahwa font tersebut baru digunakan secara luas setelah dirilis dalam sistem operasi Windows.

Pernyataan ini kemudian viral dan memicu berbagai reaksi dari netizen, baik yang mendukung maupun yang membantah klaim tersebut.