“(Hasil ijtima ulama) Disepakati pakta integritas. Ada sekitar 13 poin yang kemudian nanti akan dibawa pakta integritas tersebut oleh utusan. Kemudian akan disampaikan kepada capres-cawapres yang memang direkomendasikan oleh acara ijtima ulama ini,” jelas Azis.
Ijtima ulama ini hanya mengundang Anies dan Cak Imin. Azis beralasan, pihaknya tidak mengundang dua paslon lainnya, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Anies dan Cak Imin sempat hadir pada pagi hari sebelum menghadiri agenda kegiatan lain mereka di berbagai tempat.
Azis mengatakan, kehadiran Anies-Cak Imin ke ijtima ulama sebagai bonus dan pihaknya lebih menitikberatkan kepada kriteria. Dia pun mengingatkan bahwa pihaknya tidak ingin memberikan suara begitu saja seperti pada Pilpres 2019.
“Kita tidak mau membeli kucing dalam karung dan kita menitikberatkan kepada hal-hal yang harus dipahami. Kita tidak mau memberikan suara begitu saja. Kita belajar dari pengalaman dahulu, kita bulat-bulat mendukung kepada satu calon, lebih karena pertanggungjawabannya,” beber Azis.
Sebelum mengeluarkan rekomendasi dari ijtima ulama ini, SC Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 2023, Habib Muhammad bin Husein Al Athos, mengatakan bahwa pihaknya terlebih dulu mempelajari visi dan misi tiga capres-cawapres.
