
Tujuan memberikan masker kain ini, agar masyarakat tetap mengenakan masker, namun tidak perlu mencari masker pabrikan di apotek.
"Masyarakat hanya perlindungan, sedangkan tenaga kesehatan, berhadapan langsung dengan pasien yang sudah positif, potensi terinveksi lebih kuat," jelasnya.
Ia mengatakan, sosialisasi dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan masker medis di apotek, sehingga alternatifnya tetap menggunakan masker dari bahan kain yang disediakan di apotek terdekat.
Baca juga: Ali Mazi Imbau Warga Sultra di Luar Provinsi Jangan Pulkam
"Masker medis hanya digunakan maksimal 8 jam dengan sekali pakai, kemudian harus langsung dibuang," ujarnya.
