"Saya memberitahu siswa-siswa yang berprestasi ini, kalau kamu stop di dirimu itu bukan sukses namanya, tetapi ketika kamu membagikannya ke adik-adikmu kemudian mereka bisa berhasil seperti kamu, itu baru ok. Ibaratnya orang meninggalkan harta itu akan habis, tapi kalau ilmu yang ditinggalkan itu bisa mengalir menjadi pahala," paparnya.
Di tempat yang sama, juara satu lomba dongeng, Indri Ananda Hasanah mengatakan, hasil yang ia dapatkan tidak lepas dari dukungan orang tua yang membantu mempersiapkan segalanya.
Baca Juga: Inovasi Hand Sanitizer dari Jeruk Tolaki, IAIN Kendari Rebut Juara di OASE PTKI se-Indonesia
"Ini kan bisa dibilang mendadak karena saya sendiri persiapannya cuma satu hari, tapi saya kan orang yang bisa dibilang mudah menghafal, jadi saya hafal kemudian pahami, latihan beberapa jam sampai tengah malam, kemudian subuh juga bangun sekitar jam tiga untuk mempersiapkan semuanya. Alhamdulillah paginya itu bisa tampil dengan lancar tanpa ada kesalahan," jelasnya.
Kemudian, juara satu lomba baca puisi putra, Rahmat Mujahidin mengaku, mengikuti perlombaan tersebut agar melatih mentalnya sejauh mana untuk bisa tampil di atas panggung.
