"Nasib mereka (honorer) harus kita pikirkan bersama, jadi mau tidak mau harus penerimaan melalui jalur seleksi P3K apalagi sudah banyak honorer guru yang sudah mengantongi nomor dapodik," ujar Arsyad kepada Telisik.id.

Baca Juga: 4 Fakta Gempa 5,8 Magnitudo yang Guncang Mamuju, Ribuan Warga Mengungsi

Terpisah, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Maulid mengatakan, tenaga hononer yang terdaftar di Dinas Pendidikan digaji dari dua anggaran yakni dana BOS dan APBD Bombana.

"Totalnya masih perlu difilter, karena tenaga honorer khusus guru terbagi dua ada yang digaji melalui dana BOS dan dana Pemda," singkatnya. (A)

Penulis: Hir Abrianto