BOMBANA, TELISIK.ID - Baru dua tahun menjadi anggota sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Langkemo, Kecamatan Kabaena Selatan, Arfan sudah ikut memperebutkan kursi kepala desa.
Saat dikonfrimasi, Arfan menegaskan bahwa dirinya meninggalkan BPD bukan karena tidak betah di lembaga permusyarawaratan desa, melainkan ia ingin mengabdikan diri dengan program impiannya untuk masyarakat Desa Langkema.
"Dua tahun saya menjalani tugas sebagai Ketua BPD, saya melihat pemerintah desa lebih menekankan pada pembangunana fisik atau infrastruktur dibandingkan pembangunan SDM," ucap Arfan kepada Telisik.id, Rabu (5/1/2022).
Olehnya itu, Arfan berani melapas jabatan BPD untuk mengantarkan program unggulannya. Katanya, jika terpilih sebagai orang nomor satu di Desa Langkema, maka pembangunan akan lebih prioritaskan pada pemberdayaan masyarakat di antara yang disebutkan adalah pemberdayaan peternakan dengan menyalurkan bibit ternak sapi, pertanian dan nelayan dengan menyediakan fasilitas tangkap ikan.
"Pembangunan akan lebih prioritas pada pemberdayaan masyarakat desa yakni 60 persen untuk pemberdayaan dan 40 persen pembangunan infrastruktur," jelasnya.
