Anggota DPRD lainnya, La Ode Harlan Sadia, juga meminta format terkait efisiensi anggaran agar DPRD dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program-program yang terdampak pemangkasan anggaran.

Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok, Kapolres Muna Sidak Bulog dan Pasar

"Ini supaya kita juga tidak menjadi bahan perbincangan di masyarakat, jangan sampai masyarakat kecewa," kata Harlan.

Beberapa anggota DPRD lainnya turut menyoroti penyelenggaraan kegiatan di tahun 2025 dan meminta kepastian informasi mengenai anggaran yang akan disesuaikan dengan realisasi program aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Muna Barat, Raden Djamun S, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran difokuskan pada dua pos anggaran, yaitu pemotongan DAU lebih dari Rp 24 miliar dan DAK lebih dari Rp 29 miliar.