"Saat masuk di pintu gerbang kita cek suhu badan seluruh pegawai, lebih utama lagi anak-anak kami, termasuk lingkungan masyarakat sekitar benar-benar terjaga, terlindungi dan tidak terpapar COVID-19 ini," tambah La Ode H. Polondu.
Salah satu peserta pelatihan, Risna mengatakan, ada beberapa keahlian yang ingin dipelajari termasuk salah satunya pembuatan roti dan kue.
"Jadi, karena saya berfikir dan melihat peluang bisnis buat kedepannya, saya belajar lebih banyak di bidang itu. Agar nanti setelah selesai mengikuti pelatihan di BLK Kendari, saya sudah bisa membuka usaha sendiri di bidang yang saya geluti," ujar Risna.
Untuk diketahui, jumlah keseluruhan peserta 80 orang dan berasal dari beberapa wilayah yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra). (B)
Reporter: Andi Irna Fitriani
