Telegram, menurut Astin, memiliki potensi besar sebagai marketplace yang efisien untuk kegiatan bisnis.
Selain bisa digunakan sebagai alat komunikasi, Telegram memungkinkan pelaku usaha untuk membentuk grup yang sesuai dengan target pasar mereka. Dengan demikian, menurut Astin, komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih terarah, efektif, dan personal.
“Hadirnya berbagai media baru seperti Telegram menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin beragam,” jelas Astin.
Astin menilai bahwa Telegram bisa menjadi sarana yang efisien dalam mempromosikan produk kepada konsumen yang lebih tertarget.
Dalam grup Telegram, kata Astin, pelaku UMKM dapat langsung berinteraksi dengan pelanggan yang memiliki minat serupa, sehingga mempermudah proses pemasaran dan meningkatkan keterlibatan pelanggan.
