Baca Juga: Keunikan Reproduksi Ikan Anglerfish: Saat Jantan Menjadi 'Parasit Seksual' Selamanya

Ellis memperingatkan bahwa AI berbasis kode genetik berbahaya bisa saja dimanfaatkan untuk membuat virus yang lebih mematikan. Namun, ancaman itu dapat dicegah melalui pembatasan akses data dan aturan ketat pembuatannya.

"Ancaman dari AI yang merancang dan menulis utuh genom virus atau bakteri sebenarnya masih terlalu dibesar-besarkan, terutama jika dibandingkan dengan fakta bahwa memodifikasi patogen yang sudah ada secara langsung jauh lebih mudah dilakukan dan menjadi ancaman penyakit yang jauh lebih nyata," kata Ellis.

Menurut Filippa Lentzos, pakar keamanan internasional King's College London, kuncinya ada pada pengawasan proses pembuatan atau sintesis DNA.

Menurutnya, cakupan regulasi harus diperluas dan tak boleh cuma menyasar model AI.