Seorang anggota tim dari Wojciech Ejsmond dari Polish Academy of Sciences mengatakan, temuan ini yang paling penting dan signifikan. Mumi tersebut dibungkus dengan kain dan ditinggalkan bersama satu set jimat.

“Mumifikasi adalah ekspresi dari perawatan yang diberikan untuk melestarikan seseorang untuk akhirat,” tulis Proyek Mummy Warsawa dikutip dari Sindonews.com.

Baca Juga: Ini Alasan Presiden Rusia Batal Ikut KTT G20 di Bali

Seniman forensik Hew Morrison mengatakan bahwa rekonstruksi wajah digunakan untuk membantu menentukan identitas dari tubuh yang tidak dikenal karena mengidentifikasi lewat sidik jari ataupun analisis DNA sulit diterapkan.

“Ini juga dapat digunakan dalam konteks arkeologi dan sejarah untuk menunjukkan bagaimana orang-orang kuno atau tokoh terkenal dari masa lalu akan muncul dalam kehidupan,” katanya.