Studi dilakukan dengan mendorong rasa lapar lalat dengan cara memberinya branched-chain amino acids (BCAA). BCAA adalah asam amino esensial yang tidak dibuat oleh tubuh, tapi berasal dari makanan. Baik pada lalat maupun mamalia, penurunan BCAA dalam makanan diketahui meningkatkan rasa lapar.

Dan rasa lapar akan merangsang neuron di otak melalui manipulasi genetik. Hasilnya, lalat dengan neuron kelaparan yang diaktifkan, akan makan dua kali lebih banyak tetapi hidup lebih lama dibandingkan dengan lalat yang neuronnya tidak diaktifkan.

Baca Juga: 7 Minuman Ini Bisa Bantu Mencegah Penuaan Dini

Penelitian selanjutnya menunjukkan adanya koneksi antara BCAA, neuron pengontrol lapar, dan umur. Di sisi lain, studi tersebut juga menunjukkan bawa diet rendah BCAA menyebabkan perubahan epigenetik pada DNA di otak.

Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan baru tentang mekanisme yang mendorong kelaparan dan umur panjang pada lalat buah. Menurut peneliti, ada potensi bahwa spesies lain juga bisa merasakan hal yang sama. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami gen mana yang berubah karena efek kelaparan. (C)