Baca Juga: Prodi PPKn USN Kolaka Kerja Sama UHO dan UNM Tingkatkan Kualitas Pendidikan

"Kami memperkirakannya akan membengkak menjadi bintang raksasa merah, turunnya suhu permukaan dalam proses tersebut. Bagaimana tepatnya ini terjadi, tergantung pada seberapa banyak massa yang dikandung sebuah bintang dan komposisi kimianya," ungkap Orlagh dikutip dari Esa.int.

Mengutip Britannica.com, Gaia adalah satelit Badan Antariksa Eropa (ESA) yang menyediakan pengukuran posisi dan kecepatan yang sangat akurat untuk lebih dari satu miliar bintang . Diluncurkan pada 19 Desember 2013, oleh roket Soyuz dari Kourou, Guyana Prancis .

Dilansir dari Detik.com, suhu permukaan matahari sekitar 6000K. Tim Orlag menganalisis semua data Gaia untuk mendapatkan sampel bintang yang benar-benar murni dengan pengukuran resolusi tinggi.

Dengan menganalisis semua data yang tersedia dan menggambar diagram Hertzsprung-Russell (HR), mereka menentukan bagaimana suhu dan kilau matahari akan bervariasi saat matahari makin dewasa.