Bukan hanya itu, menurut Laode Ali Haswandi, sebanyak 53,17 persen usaha menengah dan besar serta 62,21 persen usaha mikro dan kecil mengalami kendala keuangan terkait pegawai dan operasional.

“Kondisi ini menunjukkan perekonomian nasional mengalami kontraksi yang sangat dalam dan tidak kondusif,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Tenggara mengambil sejumlah langkah. Di antaranya, memberikan bantuan pangan non tunai dalam bentuk pemenuhan sembako dan alat pelindung diri kepada 2.351 pekerja/buruh.

“Kita juga merealisasikan program Kartu Prakerja bagi pencari kerja, pekerja yang dirumahkan maupun yang di-PHK sebanyak 83.565 orang atau sekitar Rp 292 miliar,” tandasnya. (B)

Reporter: Siswanto Azis