Baca Juga: Sosok Kaisar Nyeleneh Jean Bedel Bokassa, Rakyatnya Dijadikan Santapan untuk Tamu

Hujan deras pada bulan Juli lalu menyebabkan kerusakan besar di berbagai daerah, terutama di kota Sinuiju. Sekitar 4.100 rumah dilaporkan hancur, sementara ribuan hektar lahan pertanian rusak parah.

Banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan dan rel kereta api. Wilayah paling terdampak adalah Provinsi Jagang, yang berbatasan dengan China. Di provinsi ini, banjir besar diperkirakan telah menewaskan ribuan orang.

Korban jiwa terus ditemukan seiring dengan proses pembersihan yang dilakukan setelah banjir mulai surut. Beberapa mayat ditemukan tertimbun lumpur dan tanah yang dibawa oleh banjir.

Situasi semakin memburuk ketika banjir juga menghancurkan akses transportasi, sehingga sulit bagi tim penyelamat untuk menjangkau daerah-daerah yang paling terdampak.