JAKARTA, TELISIK.ID - Konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina memberikan dampak pada sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia.

Diantara dampak yang akan dirasakan Indonesia adalah terkait importir gandum, mengingat pasokan gandum dari dua negara yang dilanda konflik tersebut, terhambat.

Pasalnya, kedua negara itu, Rusia dan Ukraina merupakan produsen besar untuk gandum di pasar dunia.

“Ini hati-hati, yang suka makan roti, yang suka makan mie, bisa harganya naik. Karena apa? Ada perang di Ukraina. Kenapa perang di Ukraina mempengaruhi harga gandum? Karena produksi gandum itu 30-40 persen berada di negara itu, Ukraina, Rusia, Belarus, semua ada di situ,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di puncak peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-29 Tahun 2022, Medan, Sumatera Utara, dikutip Suara.com dari Antara, Kamis (7/7/2022).

Bahkan, kata Jokowi, beberapa negara sudah mengalami kekurangan pangan dan kelaparan karena terhambatnya pasokan pangan akibat perang Ukraina dan Rusia.