Syekh as-Sa'di menjelaskan, "Sesungguhnya memberi jamuan kepada tamu (dhiyafah) termasuk sunah (tradisi) Nabi Ibrahim yang Allah SWT perintahkan kepada Muhammad SAW dan umatnya.
Allah mengisahkan jamuah Ibrahim tersebut dalam surah adz-Dzariyat sebagai bentuk pujian dan sanjungan bagi beliau. Memang, Rasulullah dan umatnya diperintahkan untuk mengikuti ajaran-ajaran Nabi Ibrahim.
"Kemudian, Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): 'Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif, dan dia bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb'." (QS an-Nahl [16]: 123).
