Baca Juga: Kendari Undercover: Lika-Liku Pasangan Remaja, Rela Serahkan "Mahkota" hingga Hamil Luar Nikah
Pihaknya juga terus mensosialisasikan dan mengedukasi, agar Dinas Peternakan kabupaten/kota mengetahui ciri-ciri dari PMK, sehingga bisa ditindaklanjuti kembali kepada pemilik ternak.
Untuk menjaga kesehatan ternak di Sulawesi Tenggara agar terhindar dari PMK, pihaknya telah menyiapkan beberapa obat tertentu kepada beberapa kelompok ternak yang ada, sehingga bisa mengantisipasi penyakit tersebut tidak menjangkiti hewan ternak.
"Terkait dengan vaksin yang sudah diadakan pemerintah saat ini, masih dalam penganggaran. Karena Provinsi Sulawesi Tenggara belum ada indikasi PMK, jadi kami sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan agenda vaksinasi. Semoga di daerah kita kasus PMK tidak terjadi, agar masyarakat tidak khawatir," terangnya.
Di tempat berbeda, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumah Pemotongan Hewan Kota Kendari, Muh Romy Yulianto mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menemukan hewan ternak dengan penyakit mulut dan kuku.
