JAKARTA, TELISIK.ID - Di tengah berbagai tantangan global dan ketimpangan sosial-ekonomi, Indonesia justru menorehkan prestasi mengejutkan.
Tanah Air dinobatkan sebagai negara paling berkembang di dunia oleh studi bergengsi dari Universitas Harvard yang dipublikasikan di jurnal Nature Mental Health. Pencapaian ini bahkan mengungguli negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris.
Penilaian ini tidak didasarkan pada kekayaan atau Produk Domestik Bruto (PDB), melainkan pada ukuran multidimensi yang menilai kualitas hidup masyarakat dari berbagai aspek penting.
Studi bertajuk Global Flourishing Study ini melibatkan lebih dari 203.000 responden dari 22 negara. Para responden diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang mengukur aspek-aspek seperti kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, hubungan sosial, karakter, spiritualitas, dan keamanan finansial.
Peneliti menyatakan bahwa hasil studi tersebut menunjukkan bahwa kesejahteraan dan kemajuan suatu negara tidak selalu berkorelasi dengan pendapatan atau kekayaan.
