Baca Juga: Pintu Perang Dunia 3 Terbuka: Jenderal Nuklir Rusia Tewas Dibom dan Direspon Amerika

BRICS sendiri didirikan pada 2009, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2010. Kelompok ini diperluas pada 2024, dengan masuknya Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab. Kini, dengan Indonesia, BRICS semakin memperkuat perannya sebagai blok ekonomi global.

Selama masa kepemimpinannya, Brasil akan mendorong agenda strategis untuk negara-negara Global South. Salah satu inisiatif utama adalah pengembangan sarana pembayaran bagi perdagangan antar anggota BRICS.

Pertemuan puncak BRICS terakhir di Kazan, Rusia, membahas transaksi nondolar. Anggota sepakat mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam perdagangan internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat mata uang lokal sebagai alternatif dominasi dolar.

Mengutip CNBC Indonesia, rencana tersebut memicu reaksi keras dari Donald Trump. Presiden terpilih AS itu mengancam akan mengenakan tarif seratus persen bagi negara-negara BRICS. Ancaman ini menunjukkan kekhawatiran AS terhadap potensi pergeseran kekuatan ekonomi global.