"Kalau kita asumsikan 1 liter dengan energi kWh, itu sekitar 1,2 kWh. Jadi kalau 115 juta motor bensin ini kita alihkan ke listrik, maka konsumsi listrik PLN ini akan jadi 0,138 terawatt-hour per hari. Ini akan meningkatkan penjualan PLN sebesar Rp 226,3 miliar per hari," sambung Wildan.

"Tapi itu kan semuanya. Kalau semua kan nggak mungkin ya. Agak-agak terlalu lebay istilahnya. Kalau kita asumsikan hanya sekitar 5% saja dari jumlah motor itu atau sekitar 6 juta motor, maka akan didapat penghematan BBM 37 ribu barel dengan peningkatan konsumsi listrik 7,2 GWh dan pendapatan PLN itu sekitar Rp 11,8 miliar per hari. Jadi itu tujuan kami," bilang Wildan.

Baca Juga: Peletakan Batu Pertama Istana IKN Nusantara Dilakukan Bulan Ini

Sebelumnya, dikutip dari sindonews.com, Kementerian ESDM mengajak kementerian dan lembaga pemerintahan untuk turut mendukung percepatan program nasional penerapan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan, khususnya kendaraan roda dua.

Maka guna mengakselerasi penerapan KBLBB roda dua, grand strategi energi nasional (GSEN) menargetkan sebanyak 13 juta unit KBLBB roda dua akan tersedia pada tahun 2030.