"Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tenggara akan mencapai Rp 2,4 triliun. Dengan pembangunan industri baterai akan menyerap puluhan ribu tenaga," terangnya.

Baca Juga: Masuk Tahap Finalisasi, Rumah Sakit Jantung Sulawesi Tenggara Dimanfaatkan Oktober 2022

Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan berharap pembangunan industri baterai tersebut  bisa berjalan baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah.

"Selain dari peningkatan pendapatan daerah maka dengan pembukaan industri bisa memenuhi kebutuhan masyarkat baik dari penyerapan puluhan ribu tenaga kerja. Untuk penyerapan tenaga kerja akan difokuskan untuk masyarakat daerah Sulawesi Tenggara," ungkapnya. (B)

Penulis: Aris Mantobua