Ia juga menyoroti bahwa kinerja Pemkot Baubau selalu menjadi perhatian publik. Karena itu, ia meminta seluruh anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memperkuat koordinasi internal dan memahami peran masing-masing.
Dinas Pertanian, misalnya, diminta terus meningkatkan produksi komoditas pangan strategis agar kapasitas produksi lokal meningkat dan ketergantungan pada pasokan daerah lain dapat berkurang.
Ia menekankan bahwa rencana produksi harus disertai target kuantitatif, kalender tanam yang jelas, serta dukungan teknis yang memadai. Program-program seperti kedai murah juga tidak boleh sekadar menjadi simbol, tetapi harus memberikan manfaat nyata.
"Data yang akurat diperlukan, seperti volume produksi, jumlah penyaluran, serta dampak ekonominya bagi rumah tangga. Evaluasi berkala pun dibutuhkan untuk mengatasi masalah dan menjadi dasar perbaikan program," ungkapnya Minggu (23/11/2025).
Selain itu, neraca pangan harus disusun dengan metode akuntabel agar dapat memproyeksikan kebutuhan, mengukur surplus atau defisit, dan merencanakan intervensi yang tepat.
