Wawali juga meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Baubau memastikan tidak terjadi praktik permainan harga. Penguatan jalur distribusi dinilai sebagai kunci, termasuk memperkuat hubungan bisnis dengan pelaku usaha serta menindaklanjuti perjanjian kerja sama agar sentra-sentra produksi terhubung langsung dengan distributor.

Ia menegaskan bahwa praktik menyimpang harus dipantau dan ditindak sesuai aturan, termasuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian yang juga tergabung dalam TPID.

Dinas Perikanan turut diminta memastikan ketersediaan stok ikan, terutama jenis-jenis yang berpotensi mengalami kenaikan harga. Koordinasi dengan daerah mitra KAD dan distributor lokal harus diperkuat untuk menjaga pasokan yang mulai menipis. Mitigasi jangka pendek harus memiliki jadwal pelaksanaan yang konkret dan terukur, bukan sekadar seremoni.

"Menjelang Natal dan Tahun Baru (2026), ia juga meminta adanya skenario distribusi darurat, stok buffer, serta pengecekan harian agar respons cepat bisa dilakukan jika terjadi gejolak pasokan atau lonjakan permintaan," katanya.

Baca Juga: Kekerasan hingga Narkoba Intai Pelajar, Forum Anak DP3A Muna Gandeng Polres dan BNNK Bentuk Benteng