Hadi mengatakan, perkembangan harga tersebut menunjukkan bahwa inflasi di Sulawesi Tenggara pada Agustus 2026 dipengaruhi oleh pergerakan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, dengan transportasi menjadi salah satu faktor utama yang memberikan tekanan terhadap inflasi.
"Meski secara tahunan masih mengalami inflasi, Sulawesi Tenggara pada Agustus 2026 mencatat deflasi secara bulanan sebesar 0,31 persen. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas selama periode Agustus 2026," pungkas Hadi. (C)
Penulis: Laode Muh. Faisal
Editor: Mustaqim
