JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa bangsa Indonesia tidak merasa gentar menghadapi tekanan dari lembaga pemeringkat indeks global, MSCI.

Ketegangan ini bermula ketika MSCI mengusulkan untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari kategori negara berkembang menjadi pasar mandiri akibat kekhawatiran terkait transparansi dan dugaan manipulasi saham.

Menanggapi situasi tersebut, Prabowo menekankan pentingnya keberanian nasional serta kesiapan pemerintah untuk menerapkan penghematan anggaran besar-besaran demi mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang ada.

Keputusan final mengenai perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia ini sendiri dijadwalkan akan diumumkan oleh pihak MSCI paling lambat pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

Penulis: Merdiyanto