Di akhir keterangannya, Endang juga menyampaikan keheranannya terhadap para pejabat di sekeliling Ali Mazi, yang tidak mau mengingatkan Ali Mazi. Begitu juga halnya dengan tim percepatan gubernur dan pimpinan serta Anggota DPRD Sulawesi Tenggara.
"Tokoh seperti Nasir Andi Baso di TGUPP, begitu juga pimpinan dan anggota DPRD Sulawesi Tenggara, kok diam saja dan tidak mau mencegah Ali Mazi ini. Ada apa ini?" papar Endang.
Ia juga merasa bersyukur tidak pernah ikut membahas APBD di masa jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.
"Jadi Insya Allah, kalau saya meninggal tidak akan turut serta ditanya-tanya soal ini," tutup
Endang.
